Ekonomi: Bukti-Bukti Transaksi Keuangan (Lengkap dengan Makalah Gratis!)


    Transaksi adalah kejadian yang melibatkan unsur lingkungan dan mempengaruhi posisi keuangan. Dewasa ini unsur lingkungan tersebut sudah termasuk juga lingkungan pada dunia maya dan dunia tidak langsung sehingga muncul juga transaksi pembayaran secara elektronik. Menurut undang-undang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik), transaksi elektronik adalah perbuatan hukum yang dilakukan dengan menggunakan Komputer, jaringan Komputer, dan/atau media elektronik lainnya. Maka transaksi pembayaran elektronik adalah pembayaran yang sah secara hukum dan dilakukan dengan menggunakan Komputer, jaringan Komputer, dan/atau media elektronik lainnya.

    Sistem Pembayaran adalah sistem yang mencakup seperangkat aturan, lembaga, dan mekanisme yang dipakai untuk melaksanakan pemindahan dana guna memenuhi suatu kewajiban yang timbul dari suatu  kegiatan ekonomi. Lantas, apa saja komponen dari SP? Sudah barang tentu harus ada alat pembayaran, ada mekanisme kliring hingga penyelesaian akhir (settlement). Nah, selain itu juga ada komponen lain seperti lembaga yang terlibat dalam menyelenggarakan sistem pembayaran. Termasuk dalam hal ini adalah bank, lembaga keuangan selain bank, lembaga bukan bank penyelenggara transfer dana, perusahaan switching bahkan hingga bank sentral.

Pengertian Bukti Transaksi

    Setiap terjadi transaksi maka akan dilakukan pencatatan, dengan menggunakan media baik kertas maupun elektronik dan biasa kita sebut dengan dokumen transaksi. Jadi secara sederhana bukti transaksi merupakan dokumen dasar transaksi ,yang berguna untuk sumber pencatatan dan penyusunan laporan keuangan. baik yang dibuat sendiri maupun yang berasal dari pihak luar perusahaan.

    Bukti transaksi adalah suatu dokumen asli yang menjadi alat untuk merekam seluruh transaksi yang terjadi. Bukti transaksi menjadi bukti yang autentik terjadinya suatu transaksi. Bukti transaksi tersebut terdiri dari faktur, nota, kwitansi dan cek. 

    Bukti transaksi adalah alat yang sangat penting diperlukan saat kita melakukan transaksi keuangan contohnya saat seseorang atau perusahaan akan mengeluarkan atau menerima sejumlah uang dalam rangka pelunasan hutang maka, sebaiknya ada bukti transaksi yang menyatakan bahwa benar telah terjadi pelunasan hutang serta tertera nominal jumlah uangnya. Hal ini untuk mempermudah pelaporan keuangan dan pertanggungjawaban baik seseorang atau perusahaan.

Manfaat dan Fungsi Bukti Transaksi

    Bukti transaksi dapat dibedakan sesuai dengan kejadianya, transaksi yag terjadi di perusahaan terdiri dari:

  1. Transaksi intern, adalah transaksi yang terjadi di dalam perusahaan.
  2. Transaksi ekstern, adalah transaksi yang terjadi dengan pihak di luar perusahaan.

    Kedua kejadian transaksi tersebut otomatis akan merubah terhadap posisi harta, kewajiban dan modal pada perusahaan. perubahan tersebut tentu akan mempengaruhi keseimbangan dalam persamaan dasar akuntansi. Tujuan bukti transaksi dibuat adalah agar lebih mempermudah dalam pencatatan setiap transaksi yang terjadi. Bukti transaksi yang telah di digunakan untuk mencatat transaksi merupakan dokumen dasar bagi pencatatan laporan keuangan akuntansi.sehingga masing-masing dokumen memiliki fungsi yang sangat penting dalam kegiatan akuntansi.

    Secara khusus bukti transaksi dalam proses dan kegiatan akuntansi memiliki manfaat dan fungsi sebagai berikut:

  • Bukti transaksi dapat mengetahui pihak yang bertanggung jawab atas terjadinya transaksi,
  • Bukti transaksi menjadi media yang berisikan data informasi keuangan,
  • Bukti transaksi sebagai dasar untuk pencatatan akuntansi,
  • Bukti transaksi dapat mengurangi kemungkinan kesalahan dengan cara menyatakan transaksi dalam bentuk tulisan,
  • Bukti transaksi dapat menghindari duplikasi pada pengumpulan data keuangan.

Bukti-Bukti Transaksi

    Adapun yang dimaksud dengan bukti transaksi yaitu sebuah bukti yang tertulis atas setiap kegiatan transaksi yang terjadi pada suatu perusahaan atau sebuah bisnis. Manfaat dari bukti transaksi yakni sebagai bukti tertulis atas transaksi yang sudah dilakukan untuk menghindari kemungkinan terjadinya sengketa atau permasalahan di kemudian hari. Adapun pembagian bukti transakasi itu terdiri dari 2 jenis, yaitu sebagai berikut 

1. Bukti transaksi internal

    Bukti transaksi internal adalah suatu bukti pencatatan setiap transaksi yang terjadi di dalam perusahaan tersebut. Bukti transaksi internal biasanya berupa memo dari pimpinan ataupun orang tertentu.

2. Bukti transaksi eksternal

    Bukti transaksi eksternal adalah suatu bukti pencatatan setiap transaksi yang terjadi antara sih perusahaan dengan pihak luar perusahaan. Adapun bukti-bukti dari transaksi eksternal yaitu sebagai berikut:

  • Bukti Kwitansi

    Pengertian Kwitansi adalah bukti yang digunakan saat transaksi penerimaan sejumlah uang. Kwitansi dibuat dan ditandatangani oleh pihak penerima uang dan diserahkan kepada yang melakukan pembayaran.

    Pada umumnya kwitansi sendiri terdiri dari dua bagian, bagian pertama diberikan kepada pihak yang membayar untuk bukti pencatatan pengeluaran uang, sedangkan bagian yang tertinggal (Sub atau bonggol kuitansi) dapat dijadikan sebagai bukti pencatatan penerimaan uang.

  • tanggal transaksi
  • pihak yang memberikan uang
  • nominal uang
  • maksud dan tujuan dari transaksi pemberian uang tersebut
  • tanda tangan serta di tambah dengan materai bila dibutuhkan.

    Kwitansi dibuat dan ditandatangani oleh pihak penerima uang dan diserahkan kepada yang melakukan pembayaran.

pengertian dan contoh kwitansi

Gambar Contoh Kwitansi 1.1

  • Bukti Nota Kontan

    Pengertian Notakontan adalah dokumen yang dibuat dan dikeluarkan oleh penjual kepada pembeli. Lembar yang pertama (asli) diserahkan kepada pihak pembeli dan copynya disimpan oleh pihak penjual sebagai bukti transaksi atas penjualan tunai.

Pengertian dan Contoh Nota Kontan

Gambar Contoh Nota Kontan 1.2 

  • Bukti Faktur ( Invoice )

    Pengertian Faktur merupakan pernyataan tertulis mengenai barang yang dijual, baik jumlah dan harganya. Faktur dikeluarkan oleh pihak yang menjual kepada pihak pembeli. Faktur berfungsi untuk bahan pertimbangan pembeli untuk meneliti barang-barang yang dibelinya. Bukti ini akan diperlukan juga loh saat terjadi retur pembelian atau retur penjualan.

    Faktur sendiri dibedakan menjadi dua yaitu faktur pembelian dan faktur penjualan. Bagi pihak pembeli, faktur yang diterima merupakan faktur pembelian, tetapi bagi penjual, faktur yang diterima merupakan faktur penjualan.

Faktur memuat informasi yang terdiri dari :

  • Nama dan alamat penjual
  • Nomor faktur
  • Nama dan alamat pembeli
  • Tanggal pesanan
  • Syarat pembayaran
  • Keterangan mengenai barang (jenis barang, harga satuan, barang kuantitas barang dan jumlah harga).

contoh macam macam transaksi

Gambar Contoh Faktur 1.3

  • Bukti Nota Kredit

    Pengertian Nota kredit merupakan bukti transaksi penerimaan kembali barang yang telah dijual (pengembalian), nota kredit dikeluarkan oleh pihak penjual. Bukti ini berfungsi sebagai  alat persetujuan dari pihak penjual atas permohonan pengurangan harga dari pihak pembeli karena barang yang diterima mengalami kerusakan dan atau tidak sesuai dengan pesanan pembeli. 

Contoh nota-kreditGambar Contoh Nota Kredit 1.4 


  • Bukti Nota Debet

    Pengertian Nota debet adalah dokumen transaksi sebagai permintaan pengurangan harga kepada pihak penjual atau bukti yang berisi informasi yang menyatakan tentang pengiriman kembali barang yang tidak sesuai dengan pesanan (rusak). Nota debet merupakan pemberitahuan atau perhitungan yang dikirimkan suatu perusahaan atau badan usaha kepada konsumennya, bahwa akunnya telah di debet dengan jumlah nominal tertentu.

    Nota debit dibuat oleh pihak pembeli.

    nota-debet

Gambar Contoh Nota Debit 1.5

    Hal-hal yang tercantum pada nota debit dan nota kredit pada prinsipnya adalah sama, hanya terdapat perbedaan pada informasi yang tercantum di dalam masing-masing nota. Pada intinya bukti transaksi yang bernama nota kredit dan nota debit dikeluarkan saat terjadi ketidakcocokan atau tidak sesuai dengan barang yang diharapkan oleh pihak pembeli.


  • Bukti Cek (Cheque)

    Pengertian Cek bisa diartikan sebagai perintah pembayaran yang dibuat oleh pihak yang mempunyai rekening di suatu bank, dengan tujuan agar bank tersebut membayarkan sejumlah uang yang tertulis kepada orang yang membawa surat atau yang namanya tertulis di surat cek tersebut. 

contoh macam-macam bukti transaksiGambar Contoh Cek 1.6 

  • Bukti Rekening Koran

    Pengertian Rekening Koran adalah bukti untuk mutasi kas di bank yang disusun oleh pihak bank untuk para nasabahnya. 

rekening-koran

Gambar Contoh Rekening Koran 1.7

  • Bukti Bilyet Giro

    Pengertian Bilyet Giro adalah sebagai surat perintah untuk memindahbukukan sejumlah uang dari rekening nasabah suatu bank ke rekening penerima yang namanya disebutkan dalam bilyet giro pada bank yang sama atau pada bank lain (berbeda). Perlu diingat bahwa penerima bilyet giro tidak bisa menukarkannya dengan uang tunai kepada bank yang bersangkutan. Tetapi dapat menyetorkan bilyet giro kepada bank untuk menambah simpanan di rekeningnya. 

bilyet-giro

Gambar Contoh Bilyet Giro 1.8 

  • Bukti Memorandum

    Pengertian Bukti memo adalah bukti transaksi yang dibuat oleh pimpinan perusahaan atau orang yang diberikan wewenang untuk suatu kejadian-kejadian yang berlangsung didalam internal perusahaan bersangkutan. Contoh memo seperti untuk mencatat gaji pegawai yang masih harus dibayar pada akhir periode.

bukti-memo-akuntansi

Gambar Contoh Memorandum 1.9

  • Bukti Setoran Bank

    Bukti setoran bank adalah catatan transaksi (slip setoran) yang disediakan oleh pihak bank untuk digunakan pada saat atau setiap melakukan setoran uang ke bank, seperti untuk investasi. Ketika terjadi kesalahan pencatatan, bukti ini sangat dibutuhkan saat akan dibuat rekonsiliasi bank, maka sebaiknya bukti ini disimpan dengan baik.

bukti-setoran-bank

Gambar Contoh Setoran Bank 1.10

  • Bukti Kas Masuk

    Pengertian Bukti kas masuk merupakan bukti transaksi atas peristiwa penerimaan uang (kas) yang telah dilengkapi dengan buktinya. Bukti kas masuk ini nantinya akan digunakan dalam proses penyusunan jurnal kas masuk/jurnal penerimaan kas. 

 bukti-kas-masuk

Gambar Contoh Kas Masuk 1.11

  • Bukti Kas Keluar

    Pengertian Bukti kas keluar merupakan bukti dari kejadian transaksi pengeluaran kas ataupun pembayaran. Bukti pengeluaran kas ini biasanya akan digunakan untuk dokumen ketika menyusun jurnal pengeluaran kas.

bukti-kas-keluar

Gambar Contoh Kas Keluar 1.12 


BONUS: Download Makalah Ekonomi 
👉silahkan DOWNLOAD filenya iyaa..






Ekonomi: Bukti-Bukti Transaksi Keuangan (Lengkap dengan Makalah Gratis!) Ekonomi: Bukti-Bukti Transaksi Keuangan (Lengkap dengan Makalah Gratis!) Reviewed by NfdhilahMMs on Februari 25, 2021 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.